bling2

WELCOME TO MY BLOG

Rabu, 27 Maret 2013

KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA

                Islam Merupakan Rahmat
                Makna Agama Islam
      Kata Islam sendiri bermakna: damai, selamat, sejahtera, penyerahan diri (tunduk), dan patuh.
      Agama Islam memiliki beberapa karakteristik:
       Sesuai dengan fitrah hidup manusia
       Ajarannya sempurna
       Kebenarannya bersifat mutlak
       Mengajarkan keseimbangan dalam berbagai aspek
       Ajarannya fleksibel dan tidak memberatkan
       Berlaku secara universal
       Sesuai dengan akal fikiran sehat

Menciptakan rahmat dan kasih sayang terhadap
Bentuk-bentuk rahmat Allah pada ajaran Islam ;
      Islam menunjukkan manusia jalan hidup yang benar
      Islam memberikan kebebasan manusia dalam mengunakan potensinya secara bertanggung jawab.
      Islam menghargai dan menghormati semua manusia sebagai hamba Allah
      Islam mengatur pemanfaatan alam secara baik dan proporsional
      Islam menhormati kondisi spesifik individu manusia dengan memberikan perlakuan yang spesifik

Kerja sama intern umat beragama
 Kebersamaan di kalangan muslim dikenal dengan istilah ukhuwwah Islamiyah atau persaudaraan yang diikat oleh kesamaan aqidah.
Ukhuwah Islamiyah dan Ukhuwah Insaniyah
       Ukhuwah berarti: Persaudaraan, yaitu perasaan simpati dan empati antara dua orang atau lebih. Atau kondisi yang menggambarkan adanya perasaan yang sama yang dapat menimbulkan sikap timbal balik untuk saling membantu.
       Ukhuwah Islamiyah berarti persaudaraan sesama umat Islam (saling menghormati dan menghargai relativitas masing-masing individu, sekaligus selalu mengembangkan tolong menolong dalam ikatan agama Islam)
       Ukhuwah insaniyah berarti persaudaraan sesama umat manusia secara universal tanpa membedakan agama, suku, dan aspek kekhususan lainnya (dilandasi dengan kesadaran bahwa semua manusia adalah makhluk Allah)

Kebersamaan Umat Beragama Dalam Kehidupan Sosial
                Pandangan Islam pada umat non Islam
       Manusia yang tak mau menerima Islam/tauhid/iman, disebut dengan kafir
       Kafir ada yang harbi (mengganggu, menyakiti, dan memusuhi umat Islam), dan ada pula yang dzimmi (hidup rukun dengan umat Islam, mengikuti perjanjian damai di bawah naungan Islam dengan segala konsekuensinya).
       Kepada kafir harbi umat Islam diizinkan untuk melawan/memerangi, kepada kafir dzimmi diwajibkan untuk melindungi.
       Rasulullah telah memberi contoh dengan mengikat perjanjian dengan penduduk Madinah yang plural untuk saling bantu dan jaga keamanan dari gangguan musuh   
  
Tanggung Jawab Sosial Umat Islam
       Menjalin silaturrahim dengan tetangga
       Memberikan infaq dari sebagian harta yang dimiliki (Saling tolong menolong dalam kebaikan)
       Menyusun sistem sosial yang efektif dan efisien
       Menjenguk yang sakit, takziyah pada yang meninggal
       Melaksanakan amar ma’ruf nahi munkar, yaitu memerintahkan orang lain untuk berbuat baik dan mencegah mereka dari perbuatan yang munkar/jahat.

Kerukunan antar umat beragama menurut pandangan islam
            Kerukunan adalah istilah yang dipenuhi oleh muatan makna “baik” dan “damai”. Intinya, hidup bersama dalam masyarakat dengan “kesatuan hati” dan “bersepakat” untuk tidak menciptakan perselisihan dan pertengkaran Bila pemaknaan tersebut dijadikan pegangan, maka “kerukunan” adalah sesuatu yang ideal dan didambakan oleh masyarakat manusia.
                Ajaran Islam menganjurkan manusia untuk bekerja sama dan tolong menolong (ta’awun) dengan sesama manusia dalam hal kebaikan. Dalam kehidupan sosial kemasyarakatan umat Islam dapat berhubungan dengan siapa saja tanpa batasan ras, bangsa, dan agama.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar